Terkadang, jawaban datang disaat kita sama sekali tidak memikirkannya, atau telah melupakannya.
Terkadang, seseorang tidak ditakdirkan untuk bersama.
Terkadang, seseorang ditakdirkan hanya untuk menjadi pengagum rahasia, tidak lebih.
Terkadang, kepahitan adalah hal termanis dalam hidup ini.
Terkadang, butuh waktu untuk menyadari realita.
Terkadang, diam menjadi jalan pintas.
Terkadang, kau bahkan tak tahu siapa dirimu sendiri.
dan Terkadang, banyak hal yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Thursday, 19 January 2012
Saturday, 24 December 2011
Poetry XVI
Dengan Kesendirianku
Karya M. Fariz Juliansyah
Bayangku di ujung sebrang
Dengan jurang tanpa jembatan
Bagaimana bisa kuraih?
Bagaimana kuraih dirimu kembali?
Kau bersamannya
Dengan aku yang kau damba
Dan bayang yang lama
Tanpa tahu saat ini berbeda
Maaf akanku yang telah hilang
Jauh ditelan kebosanan
Dan ketidaktahuan akan jalan
Kepada pelukmu yang nyaman
Aku disini sendiri tanpa arah
Dan kau disana dengan semua harapmu
Tanpa jembatan diantara kita..
Karya M. Fariz Juliansyah
Bayangku di ujung sebrang
Dengan jurang tanpa jembatan
Bagaimana bisa kuraih?
Bagaimana kuraih dirimu kembali?
Kau bersamannya
Dengan aku yang kau damba
Dan bayang yang lama
Tanpa tahu saat ini berbeda
Maaf akanku yang telah hilang
Jauh ditelan kebosanan
Dan ketidaktahuan akan jalan
Kepada pelukmu yang nyaman
Aku disini sendiri tanpa arah
Dan kau disana dengan semua harapmu
Tanpa jembatan diantara kita..
Wednesday, 28 September 2011
Poetry XV
Aku Pada Rindu
karya M. Fariz Juliansyah
Rindu.
Aku pada mentari cerahmu.
Aku pada terik paras wajahmu.
Aku pada senja senyummu.
Aku pada bintang di matamu.
Rindu.
Aku pada merdu suaramu.
Aku pada lembut genggammu.
Aku pada erat pelukmu.
Aku pada ciummu.
Rindu.
Aku pada kisahmu.
Aku pada kasihmu.
Aku bersamamu.
Selalu kurindu.
karya M. Fariz Juliansyah
Rindu.
Aku pada mentari cerahmu.
Aku pada terik paras wajahmu.
Aku pada senja senyummu.
Aku pada bintang di matamu.
Rindu.
Aku pada merdu suaramu.
Aku pada lembut genggammu.
Aku pada erat pelukmu.
Aku pada ciummu.
Rindu.
Aku pada kisahmu.
Aku pada kasihmu.
Aku bersamamu.
Selalu kurindu.
Friday, 22 July 2011
Aku Semakin Tuaaa!!!
Monday, 11 July 2011
Poetry XIV
Biarkan Aku Menjalang
karya M. Fariz Juliansyah
Cinta benci terbatas benang
Yang kalah tak pernah menang
Satu langkah dan kau hilang
Menjauh dari si jalang
Biarkan aku perih, tanpa peduli mendampingi
Biarkan aku marah, karena perih yang meresah
Biarkan aku kaku, pelu tergantung bencimu
Biarkan aku tewas, mati tertelan kecewa
Biarkan aku sendu, agar biru menjadi kelu
Biarkan aku lemah, agar merah karena darah
Biarkan aku hilang, agar hitam ditelan malam
Biarkan aku luka, agar warna hilang makna
Benci aku!
Benci aku sepuasmu!
Dan cintai aku.
Cintai aku seperti lalu.
karya M. Fariz Juliansyah
Cinta benci terbatas benang
Yang kalah tak pernah menang
Satu langkah dan kau hilang
Menjauh dari si jalang
Biarkan aku perih, tanpa peduli mendampingi
Biarkan aku marah, karena perih yang meresah
Biarkan aku kaku, pelu tergantung bencimu
Biarkan aku tewas, mati tertelan kecewa
Biarkan aku sendu, agar biru menjadi kelu
Biarkan aku lemah, agar merah karena darah
Biarkan aku hilang, agar hitam ditelan malam
Biarkan aku luka, agar warna hilang makna
Benci aku!
Benci aku sepuasmu!
Dan cintai aku.
Cintai aku seperti lalu.
Tuesday, 5 July 2011
Sinetron itu Sehat
yak salam tanggal 5 Juli bagi kalian yang membaca.
kalo lo lo pada juga baca sejarah,
di tanggal 5 Juli itu sebenernya banyak perisitwa penting loh.
contohnya pada 1830 Perancis menjajah Algeria,
pada 1996 Domba Dolly lahir,
dan pada 1946 Bikini diperkenalkan di Paris.
jadi sekarang kita semua tahu,
tanpa adanya 5 Juli,
kita ga punya pemandangan bikini di pantai.
tapi sebenarnya ini semua bukan tentang 5 Juli,
tapi tentang sebuah kejadian dalam sebuah chat
di tanggal 30 juni yang lalu.
kalo lo lo pada juga baca sejarah,
di tanggal 5 Juli itu sebenernya banyak perisitwa penting loh.
contohnya pada 1830 Perancis menjajah Algeria,
pada 1996 Domba Dolly lahir,
dan pada 1946 Bikini diperkenalkan di Paris.
jadi sekarang kita semua tahu,
tanpa adanya 5 Juli,
kita ga punya pemandangan bikini di pantai.
tapi sebenarnya ini semua bukan tentang 5 Juli,
tapi tentang sebuah kejadian dalam sebuah chat
di tanggal 30 juni yang lalu.
Monday, 27 June 2011
Theatrical Theatre!
seorang pemuda berjalan dengan terburu-buru.
seperti ada yang mengganjal di hati dan pikirannya.
dia memikirkan sesuatu.
dia pusing.
dia bingung.
dia menggaruk kepalanya.
dia menggaruk pantatnya.
dia memeperkan tangannya pada orang lewat.
orang lewat tersebut berteriak sewot.
namun pemuda itu tak peduli.
dia pusing.
dan dia bingung.
dia berpapasan dengan seorang wanita.
mereka saling pandang selama sepersekian detik,
sebelum sang pria dengan ragu mengucapkan
"la... laras?"
dan terdengar suara merdu sebagai balasan kepada sang pemuda
"mas.. budiman?"
Background Music:
#np Jamrud - Surti Tejo
JENG JENG JENG~~~~
==================================================
yak kali ini gue cuma mau ngasih tau.
kalo blog gue ini udah lama banget ga keurus.
dan gue ga mau di bulan juni ini ga ada update dari blog gue,
jadi walau gue lagi ga ada ilham sama sekali buat bikin puisi,
walau gue lagi ga ada semangat sama sekali buat nulis,
walau gue ganteng namun ga ada yang mengakui,
gue akan update malam ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)
