Friday, 27 April 2012

Poetry XVII

Nyanyian Semak-semak Hutan
karya M. Fariz Juliansyah

Kumbang-kumbang merapat
Berkata akan mengadakan rapat
Siapa yang akan dijerat
Ah dia si kupu-kupu keparat

Laba-laba merajut sutra
Siapa yang salah ia bertanya
Berkumpul hanya untuk berkata
Kemana sang pelepas dahaga

Bunuh aku mereka menangis
Dari hati yang termanis
Siapa berani mendesis
Merekalah kumbang dalam tragis

Siapa salah, siapa salah
Tanpa jawab masih saja bertanya
Dalam belaian sutra sang laba-laba
Semua korban dari hati tanpa rasa

Thursday, 19 January 2012

Terkadang, Aku Memikirkan Banyak Hal

Terkadang, jawaban datang disaat kita sama sekali tidak memikirkannya, atau telah melupakannya.

Terkadang, seseorang tidak ditakdirkan untuk bersama.

Terkadang, seseorang ditakdirkan hanya untuk menjadi pengagum rahasia, tidak lebih.

Terkadang, kepahitan adalah hal termanis dalam hidup ini.

Terkadang, butuh waktu untuk menyadari realita.

Terkadang, diam menjadi jalan pintas.

Terkadang, kau bahkan tak tahu siapa dirimu sendiri.

dan Terkadang, banyak hal yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.