Sunday, 21 April 2013

Short Stories II - Prologue

kling

Suara bel di pintu ini sedikit merisihkan buatku. Entah apa yang membawaku kemari, namun akhir-akhir ini aku semakin sering datang ke cafe ini. Masih sepi, namun sudah ada beberapa orang yang kuperkirakan adalah pelanggan tetap cafe ini, aku memang sering melihat mereka selalu kemari di waktu-waktu seperti ini, pagi menjelang siang.

Ah, itu meja favoritku masih kosong. Untuk ke sekian kalinya kumenduduki kursi favoritku, dengan meja di depan panggung kecil, tempat biasa dia melakukan kegemarannya, bernyanyi.

***


No comments:

Post a Comment